scripture.how Bible Copywork
EN

Copywork

TSI Ecclesiastes 6장

Copywork is not a speed-typing drill but time to re-hold the words and flow of Scripture, one verse at a time. Your input is saved temporarily in this browser, and to your account when you are signed in.

KO Korean
ZH Chinese
JA Japanese
HI Hindi
BN Bengali
TA Tamil
TE Telugu
ML Malayalam
FA Persian
MY Burmese
NE Nepali
MR Marathi
KN Kannada
HA Hausa
YO Yoruba
SW Swahili
IG Igbo
ID Indonesian
TSI
PT Portuguese
VI Vietnamese
AR Arabic
AVD
RU Russian
UK Ukrainian
RO Romanian
BTF
IT Italian
FI Finnish
TO Tongan
HR Croatian
SR Serbian
TR Turkish
HU Hungarian
PL Polish
SK Slovak
LA Latin
NL Dutch
CS Czech
FR French
ES Spanish
DE German
ETC Other languages
6:1
Waiting

Aku sudah melihat ada satu kenyataan yang sangat menyedihkan dan menekan batin manusia di bumi ini:

6:2
Waiting

Allah membuat seseorang kaya raya dan terhormat sampai dia tidak kekurangan apa pun, tetapi Allah tidak mengizinkan dia menikmati kekayaannya itu. Pada akhirnya orang lainlah yang menikmatinya! Kemalangan dan kesia-siaan ini sangat menyedihkan.

6:3
Waiting

Meskipun ada orang kaya yang memiliki seratus anak, dan dia hidup lama hingga sangat tua, tetapi kalau kekayaannya itu tidak membuat dia puas, dan kalau waktu dia mati tidak dikuburkan dengan layak, maka aku berkata, “Jauh lebih baik jika dia sudah mati pada waktu dilahirkan!”

6:4
Waiting

Sebab kelahiran bayi yang sudah mati tidak ada artinya. Langsung saja dia masuk ke dalam gelapnya kubur. Dia bahkan tidak perlu memiliki nama.

6:5
Waiting

Walaupun dia tak pernah melihat cahaya matahari dan tidak tahu apa-apa tentang kehidupan manusia di dunia ini, dia bisa beristirahat dengan lebih tenang daripada orang kaya tadi.

6:6
Waiting

Biarpun orang kaya itu hidup sampai dua ribu tahun, tetapi kalau dia tidak dapat menikmati kekayaannya, maka semuanya itu percuma saja! Karena akhir hidup selalu sama, yaitu mengalami kematian.

6:7
Waiting

Dengan susah payah kita bekerja supaya mendapat sesuatu untuk dimakan, namun tetap saja kita tidak pernah merasa puas!

6:8
Waiting

Jadi, baik orang bijak maupun orang bebal tidak ada bedanya! Ada orang miskin yang berperilaku baik di hadapan orang, tetapi perilaku baiknya itu tidak punya manfaat apa-apa. Sebab pada akhirnya sesudah mati, mereka semua tidak ada bedanya.

6:9
Waiting

Ya, lebih baik menikmati apa yang ada padamu, daripada menginginkan sesuatu yang tidak kamu miliki. Semuanya itu sia-sia— sama seperti berusaha menjaring angin!

6:10
Waiting

Segala sesuatu yang terjadi sudah ditentukan Allah sejak semula. Kita hanya manusia yang lemah dan tidak pantas untuk membantah Allah Pencipta kita.

6:11
Waiting

Semakin kita berbantah-bantahan tentang nasib kita, semakin sia-sia perkataan kita. Percuma!

6:12
Waiting

Dalam masa hidup yang sementara dan sia-sia ini, tidak seorang pun mengetahui cara hidup yang paling baik. Sebab tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di dunia ini sesudah dia mati.