scripture.how Bible Copywork
EN

Copywork

TSI Romans 4장

Copywork is not a speed-typing drill but time to re-hold the words and flow of Scripture, one verse at a time. Your input is saved temporarily in this browser, and to your account when you are signed in.

KO Korean
ZH Chinese
JA Japanese
HI Hindi
BN Bengali
TA Tamil
TE Telugu
ML Malayalam
FA Persian
MY Burmese
NE Nepali
MR Marathi
KN Kannada
HA Hausa
YO Yoruba
SW Swahili
IG Igbo
ID Indonesian
TSI
PT Portuguese
VI Vietnamese
AR Arabic
AVD
RU Russian
UK Ukrainian
RO Romanian
BTF
IT Italian
FI Finnish
TO Tongan
HR Croatian
SR Serbian
TR Turkish
HU Hungarian
PL Polish
SK Slovak
LA Latin
NL Dutch
CS Czech
FR French
ES Spanish
DE German
ETC Other languages

Practice by section · Romans

1:1-7 Paul's Greeting and His Calling as an Apostle 1:8-15 Thanksgiving and Longing to Visit the Roman Believers 1:16-17 The Righteousness of God Revealed in the Gospel 1:18-23 Humanity's Folly and Idolatry in Forsaking the Creator 1:24-32 Given Over to a Depraved Mind and Its Resulting Sins 2:1-11 God's Righteous Judgment on Those Who Judge Others 2:12-16 The Same Standard for Those With and Without the Law 2:17-24 The Jews' Contradiction: Boasting in the Law but Not Keeping It 2:25-29 True Circumcision of the Heart, Not Outward 3:1-8 The Advantage of the Jews and God's Faithfulness 3:9-20 Jews and Greeks Alike Are All Under Sin 3:21-31 The Righteousness of God Given Freely Through Faith 4:1-12 Abraham Justified by Faith 4:13-25 The Father of Faith, Strengthened by Believing the Promise 5:1-11 Peace and Hope Enjoyed by the Justified 5:12-21 Adam and Christ: The Contrast of Condemnation and Life 6:1-14 Dead to Sin and Alive with Christ 6:15-23 From Slaves of Sin to Slaves of Righteousness 7:1-6 Released from the Law to Serve in the New Way of the Spirit 7:7-13 Clarifying the Relationship Between the Law and Sin 7:14-25 The Inner Conflict Between the Law of the Mind and the Law of Sin 8:1-11 Life Without Condemnation in the Spirit 8:12-17 The Spirit of Adoption Received by God's Children 8:18-27 The Groaning of Creation and the Help of the Spirit 8:28-39 The Unbreakable Love of God and Our Assurance 9:1-5 Paul's Deep Sorrow for His Own People 9:6-13 The Children of Promise According to God's Election 9:14-29 The Potter's Authority and the Sovereignty of His Calling 9:30-33 Christ the Stumbling Stone and the Righteousness of Faith 10:1-13 Salvation: Believing in the Heart and Confessing with the Mouth 10:14-21 Hearing and Believing Require Someone to Preach 11:1-10 The Remnant of Israel Preserved by Grace 11:11-24 The Gentiles Grafted into the Olive Tree 11:25-36 The Salvation of All Israel and God's Unsearchable Wisdom 12:1-8 A Living Sacrifice and the Gifts Received 12:9-21 Sincere Love and Overcoming Evil with Good 13:1-7 Submission to the Governing Authorities 13:8-14 Love Is the Fulfillment of the Law; Put On the Armor of Light 14:1-12 Do Not Judge the One Weak in Faith 14:13-23 Loving Consideration That Does Not Cause a Brother to Stumble 15:1-13 Accepting the Weak and Glorifying God with One Mind 15:14-21 Paul's Priestly Ministry to the Gentiles 15:22-33 Plans to Visit Rome and Spain, and a Request for Prayer 16:1-16 Greetings and Commendation of Fellow Workers 16:17-20 A Warning Against Those Who Cause Divisions 16:21-27 Greetings from Companions and the Final Doxology
4:1
Waiting

Kepada orang Yahudi saya bertanya, bagaimana dengan leluhur kita Abraham?

4:2
Waiting

Kalau Abraham diterima sebagai orang benar di mata Allah karena perbuatan baiknya, maka dia punya alasan untuk membanggakan diri bahwa dia lebih baik daripada orang lain. Tetapi di hadapan Allah, Abraham tidak dapat membanggakan diri seperti itu,

4:3
Waiting

sebab inilah yang dikatakan Kitab Suci tentang dia,

4:4
Waiting

Perhatikanlah! Jika seseorang bekerja untuk majikannya, upah yang dia terima tidak dianggap sebagai hadiah, melainkan sebagai haknya.

4:5
Waiting

Namun, jika seseorang tidak mengandalkan hasil usahanya sendiri dan hanya percaya penuh kepada janji Allah, maka berkat yang dia terima dianggap sebagai hadiah. Begitulah yang terjadi pada kita! Allah mengampuni kejahatan kita masing-masing tanpa menghitung perbuatan baik kita, lalu Dia menerima kita sebagai orang yang hidupnya benar.

4:6
Waiting

Raja Daud pun merasakan kebaikan Allah itu dan menulis tentang berkat yang Allah berikan kepada seseorang tanpa memperhatikan perbuatan-perbuatan baiknya. Daud berkata,

4:7
Waiting

“Sungguh diberkati Allah orang yang diampuni pelanggaran dan dosa-dosanya!

4:8
Waiting

Sungguh diberkati Allah orang yang dosa-dosanya tidak lagi dihitung-hitung!”

4:9
Waiting

Apakah berkat itu hanya untuk orang Yahudi saja sebagai bangsa yang bersunat? Atau apakah untuk orang dari bangsa-bangsa lain juga? Tadi kita sudah melihat bahwa Abraham dibenarkan Allah karena dia percaya penuh kepada Allah.

4:10
Waiting

Kapan hal itu terjadi? Sebelum atau sesudah dia disunat? Ya, itu terjadi sebelum dia disunat.

4:11
Waiting

Abraham diterima Allah sebagai orang benar, barulah kemudian dia disunat sebagai tanda bahwa dia sudah diterima oleh Allah. Dengan begitu jelaslah bahwa Abraham adalah bapak semua orang percaya, termasuk yang tidak bersunat. Dengan percaya penuh kepada janji Allah, mereka juga diterima oleh Allah sebagai orang benar.

4:12
Waiting

Abraham juga bapak dari orang yang disunat. Tetapi bukan karena sunat itulah orang Yahudi diperhitungkan sebagai keturunan Abraham. Orang Yahudi menjadi keturunan sejati Abraham hanya jika mereka percaya kepada Allah seperti Abraham percaya sebelum dia disunat.

4:13
Waiting

Allah berjanji untuk memberikan dunia ini kepada Abraham dan keturunannya. Perhatikanlah bahwa janji Allah diberikan bukan karena Abraham taat kepada hukum Taurat, melainkan karena dia percaya penuh kepada janji Allah, lalu diterima Allah sebagai orang benar.

4:14
Waiting

Kalau yang diberkati Allah hanya orang yang melakukan hukum Taurat, berarti janji Allah kepada Abraham omong kosong saja. Artinya sia-sialah juga kita percaya seperti Abraham percaya.

4:15
Waiting

Hukum Taurat tidak bisa membawa berkat, tetapi hanya menyebabkan murka Allah waktu kita melanggarnya. Pada zaman Abraham belum ada hukum Taurat, berarti tidak ada peraturan yang dilanggar.

4:16
Waiting

Jadi, kunci untuk dibenarkan di mata Allah adalah percaya penuh! Orang-orang yang percaya penuh kepada-Nya akan menerima berkat dari janji Allah seperti yang terjadi kepada Abraham. Allah mengatur cara itu supaya pembenaran berdasarkan janji merupakan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma. Dan kalau janji itu adalah hadiah, artinya semua keturunan Abraham secara rohani pasti akan menerimanya. Janji itu bukan hanya untuk keturunannya yang hidup sesuai hukum Taurat, tetapi juga untuk keturunan yang percaya penuh seperti dia. Di hadapan Allah, secara rohani Abraham adalah nenek moyang kita semua.

4:17
Waiting

Hal itu sesuai dengan yang tertulis tentang Abraham dalam Kitab Suci, “Aku akan menjadikan engkau bapak dari banyak bangsa.” Abraham mempercayai perkataan Allah itu karena dia tahu bahwa Allahlah yang sanggup menghidupkan orang mati. Dan dia percaya bahwa Allah, melalui perkataan-Nya saja, dapat menciptakan hal-hal yang belum pernah ada menjadi ada.

4:18
Waiting

Pada waktu itu, tidak ada harapan bagi Abraham untuk mempunyai anak, tetapi Abraham terus berharap kepada Allah dan percaya pada janji-Nya. Hal itulah yang membuatnya menjadi bapak bagi banyak bangsa, tepat seperti kata Allah kepadanya, “Keturunanmu akan menjadi sangat banyak.”

4:19
Waiting

Saat itu Abraham sudah hampir seratus tahun. Sara juga sudah terlalu tua untuk bisa mengandung. Namun, keadaan tubuh mereka itu tidak melemahkan keyakinan Abraham pada janji Allah.

4:20
Waiting

Abraham tidak setengah hati dalam mempercayai bahwa Allah dapat melakukan apa yang sudah dijanjikan kepadanya. Dia menguatkan hati untuk menghormati Allah. Maka Abraham semakin percaya,

4:21
Waiting

bahkan yakin sepenuhnya bahwa Allah mampu melakukan apa yang sudah Dia janjikan.

4:22
Waiting

Itulah sebabnya Abraham “diterima Allah sebagai orang yang hidupnya benar.”

4:23
Waiting

Kata-kata “diterima sebagai orang yang hidupnya benar” tidak hanya ditulis tentang Abraham,

4:24
Waiting

tetapi juga tentang kita yang sudah diterima Allah sebagai orang benar, yakni kita yang percaya penuh kepada Allah yang sudah menghidupkan kembali Yesus Penguasa kita dari kematian.

4:25
Waiting

Yesus sudah diserahkan sampai mati disalib karena pelanggaran kita, dan Dia sudah dihidupkan kembali dari kematian supaya kita bisa dibenarkan di hadapan Allah.