scripture.how Bible Copywork
EN

Copywork

TSI Romans 9장

Copywork is not a speed-typing drill but time to re-hold the words and flow of Scripture, one verse at a time. Your input is saved temporarily in this browser, and to your account when you are signed in.

KO Korean
ZH Chinese
JA Japanese
HI Hindi
BN Bengali
TA Tamil
TE Telugu
ML Malayalam
FA Persian
MY Burmese
NE Nepali
MR Marathi
KN Kannada
HA Hausa
YO Yoruba
SW Swahili
IG Igbo
ID Indonesian
TSI
PT Portuguese
VI Vietnamese
AR Arabic
AVD
RU Russian
UK Ukrainian
RO Romanian
BTF
IT Italian
FI Finnish
TO Tongan
HR Croatian
SR Serbian
TR Turkish
HU Hungarian
PL Polish
SK Slovak
LA Latin
NL Dutch
CS Czech
FR French
ES Spanish
DE German
ETC Other languages

Practice by section · Romans

1:1-7 Paul's Greeting and His Calling as an Apostle 1:8-15 Thanksgiving and Longing to Visit the Roman Believers 1:16-17 The Righteousness of God Revealed in the Gospel 1:18-23 Humanity's Folly and Idolatry in Forsaking the Creator 1:24-32 Given Over to a Depraved Mind and Its Resulting Sins 2:1-11 God's Righteous Judgment on Those Who Judge Others 2:12-16 The Same Standard for Those With and Without the Law 2:17-24 The Jews' Contradiction: Boasting in the Law but Not Keeping It 2:25-29 True Circumcision of the Heart, Not Outward 3:1-8 The Advantage of the Jews and God's Faithfulness 3:9-20 Jews and Greeks Alike Are All Under Sin 3:21-31 The Righteousness of God Given Freely Through Faith 4:1-12 Abraham Justified by Faith 4:13-25 The Father of Faith, Strengthened by Believing the Promise 5:1-11 Peace and Hope Enjoyed by the Justified 5:12-21 Adam and Christ: The Contrast of Condemnation and Life 6:1-14 Dead to Sin and Alive with Christ 6:15-23 From Slaves of Sin to Slaves of Righteousness 7:1-6 Released from the Law to Serve in the New Way of the Spirit 7:7-13 Clarifying the Relationship Between the Law and Sin 7:14-25 The Inner Conflict Between the Law of the Mind and the Law of Sin 8:1-11 Life Without Condemnation in the Spirit 8:12-17 The Spirit of Adoption Received by God's Children 8:18-27 The Groaning of Creation and the Help of the Spirit 8:28-39 The Unbreakable Love of God and Our Assurance 9:1-5 Paul's Deep Sorrow for His Own People 9:6-13 The Children of Promise According to God's Election 9:14-29 The Potter's Authority and the Sovereignty of His Calling 9:30-33 Christ the Stumbling Stone and the Righteousness of Faith 10:1-13 Salvation: Believing in the Heart and Confessing with the Mouth 10:14-21 Hearing and Believing Require Someone to Preach 11:1-10 The Remnant of Israel Preserved by Grace 11:11-24 The Gentiles Grafted into the Olive Tree 11:25-36 The Salvation of All Israel and God's Unsearchable Wisdom 12:1-8 A Living Sacrifice and the Gifts Received 12:9-21 Sincere Love and Overcoming Evil with Good 13:1-7 Submission to the Governing Authorities 13:8-14 Love Is the Fulfillment of the Law; Put On the Armor of Light 14:1-12 Do Not Judge the One Weak in Faith 14:13-23 Loving Consideration That Does Not Cause a Brother to Stumble 15:1-13 Accepting the Weak and Glorifying God with One Mind 15:14-21 Paul's Priestly Ministry to the Gentiles 15:22-33 Plans to Visit Rome and Spain, and a Request for Prayer 16:1-16 Greetings and Commendation of Fellow Workers 16:17-20 A Warning Against Those Who Cause Divisions 16:21-27 Greetings from Companions and the Final Doxology
9:1
Waiting

Sekarang saya mau menyatakan betapa sedihnya hati saya karena bangsa saya sendiri. Kristuslah saksinya, bersama Roh Kudus yang bekerja dalam nurani saya, bahwa saya tidak berbohong. Saya sungguh-sungguh sedih melihat mereka begitu keras kepala terhadap Kabar Baik tentang Kristus. Saya bahkan pernah berpikir, “Andai saja saya bisa menjadi kurban bahkan binasa agar mereka selamat.” Sungguh sayang sekali jika mereka harus binasa karena menolak Kristus,

9:4
Waiting

padahal merekalah bangsa Israel yang sudah dipilih Allah dan diangkat menjadi anak-Nya. Dia pun sudah menyatakan kemuliaan-Nya kepada mereka, meneguhkan janji-janji-Nya yang luar biasa dengan mereka, serta memberikan hukum Taurat kepada mereka— di dalamnya termasuk aturan-aturan untuk menyembah Allah di rumah-Nya, dan janji-janji tentang masa depan mereka.

9:5
Waiting

Mereka adalah orang Yahudi, keturunan bapa-bapa leluhur yang dipilih Allah. Mereka jugalah yang menjadi saudara sebangsa Kristus secara jasmani di bumi ini, meskipun Kristus adalah Allah atas segala sesuatu. Terpujilah Dia selama-lamanya. Amin.

9:6
Waiting

Meski demikian, Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, karena sebenarnya janji itu diberikan hanya kepada orang Israel yang sesungguhnya, yaitu umat Allah secara rohani, bukan berdasarkan keturunan jasmani. Sadarilah bahwa tidak semua orang yang lahir dari bangsa Israel diperhitungkan Allah sebagai umat-Nya yang sejati,

9:7
Waiting

dan tidak semua keturunan Abraham menjadi anggota keluarga Allah. Sebagaimana yang sudah Dia janjikan kepada Abraham, “Hanya keturunan Isaklah yang akan disebut keturunanmu.”

9:8
Waiting

Artinya, tidak semua keturunan jasmani Abraham diperhitungkan Allah sebagai anak-anak Abraham. Allah menepati janji yang hanya diberikan kepada keturunan Abraham yang sudah Dia pilih sebagai anak-anak Abraham yang sesungguhnya. Mereka itulah yang dianggap sebagai keluarga Allah.

9:9
Waiting

Karena Allah berjanji kepada Abraham, “Tahun depan pada bulan yang sama seperti ini, Aku akan kembali dan Sara sudah mempunyai seorang anak laki-laki.”

9:10
Waiting

Contoh yang sama juga pernah terjadi pada Ribka, ketika dia mengandung anak kembar dari Isak, nenek moyang kita.

9:11
Waiting

Sebelum kedua anak itu lahir, Allah sudah memberitahukan kepada Ribka, “Keturunan dari anak yang lebih tua akan melayani keturunan dari anak yang lebih muda.” Allah mengatakannya sebelum kedua anak itu melakukan perbuatan baik ataupun jahat. Hal ini sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci, “Aku akan mengasihi Yakub tetapi membenci Esau.” Dengan begitu, jelaslah bahwa Allah menentukan dan memilih manusia menurut rencana-Nya, bukan berdasarkan perbuatan mereka.

9:14
Waiting

Jadi, apa yang kita pelajari dari kedua contoh tadi? Apakah itu artinya Allah tidak adil kepada manusia? Sama sekali tidak!

9:15
Waiting

Karena Allah berhak memilih siapa saja. Seperti yang dikatakan-Nya kepada Musa, “Kalau Aku ingin berbelas kasihan kepada siapa pun, Aku akan berbelas kasihan kepadanya. Dan kalau Aku ingin berbaik hati kepada siapa pun, Aku akan berbaik hati kepadanya.”

9:16
Waiting

Berarti, keputusan Allah tidak bergantung pada kemauan atau usaha manusia, tetapi hanya pada kebaikan hati Allah.

9:17
Waiting

Contohnya, dalam Kitab Suci Allah berkata kepada raja Mesir, “Aku menjadikan kamu raja hanya dengan maksud supaya semua orang di dunia ini mengenal Aku melalui kuasa besar yang Aku nyatakan kepadamu.”

9:18
Waiting

Jadi, jelaslah bahwa ada orang-orang yang Allah buat menjadi keras kepala, dan ada orang-orang yang Dia pilih untuk diberi belas kasihan. Semua itu terjadi sesuai kehendak-Nya saja.

9:19
Waiting

Nah, tentu akan ada yang bertanya kepada saya, “Kalau Allah yang mengatur siapa-siapa yang menjadi keras kepala atau tidak, maka bukan salah kita bila kita keras kepala!”

9:20
Waiting

Tetapi kita tidak boleh berkata seperti itu! Kita hanyalah manusia, dan manusia tidak berhak menyalahkan keputusan Allah. Ibarat bejana keramik tidak berhak menyalahkan tukang keramik yang membuatnya! Maksud saya, sebuah bejana tidak berhak berkata, “Seharusnya engkau tidak boleh membentuk aku seperti ini!”

9:21
Waiting

Tukang keramik berhak membentuk bejana sesuai keinginannya. Dari tanah liat yang sama, dia bisa membuat bejana khusus untuk hal istimewa ataupun bejana biasa untuk keperluan sehari-hari.

9:22
Waiting

Demikian juga dengan Allah. Dia berhak untuk menunjukkan kuasa-Nya dan menyatakan murka-Nya atas dosa manusia. Dia berhak untuk menyelamatkan siapa pun yang Dia kehendaki. Allah juga berhak untuk panjang sabar kepada orang-orang yang membuat-Nya marah, yaitu orang-orang yang sudah Dia siapkan untuk dibinasakan.

9:23
Waiting

Dan Allah pun berhak untuk bekerja dengan sabar bagi orang-orang yang sudah dipilih dan disiapkan-Nya untuk menerima belas kasihan, yaitu kita yang akan melihat betapa limpah dan mulianya belas kasihan Allah itu! Karena Dia sudah memilih kita, baik orang Yahudi maupun bukan.

9:25
Waiting

Hal itu sesuai dengan tulisan nabi Hosea tentang orang yang bukan Yahudi,

9:26
Waiting

“Kepada penduduk setiap daerah di mana Aku pernah berkata,

9:27
Waiting

Sebaliknya, Nabi Yesaya pernah bernubuat tegas tentang bangsa Israel, katanya,

9:28
Waiting

TUHAN akan mempercepat penyelesaian keputusan itu, agar pelaksanaan hukuman atas seluruh penduduk bumi dipersingkat dan tetap adil.”

9:29
Waiting

Dalam ayat lain Yesaya bernubuat lagi tentang orang Yahudi,

9:30
Waiting

Jadi, apa yang kita pelajari dari semua itu? Kesimpulannya sebagai berikut: Dahulu, orang yang bukan Yahudi memang tidak mencari Allah dan tidak berusaha untuk menjadi benar di mata-Nya. Tetapi sekarang, melalui percaya penuh kepada Kristus, terbukalah kesempatan bagi mereka untuk menjadi benar di mata Allah.

9:31
Waiting

Sebaliknya, orang Yahudi memang sudah berusaha keras untuk menjadi benar di mata Allah dengan menjalankan hukum Taurat, tetapi mereka tidak berhasil.

9:32
Waiting

Mengapa tidak berhasil? Karena mereka menolak untuk percaya penuh kepada Allah dan malah berusaha membenarkan diri di hadapan-Nya dengan usaha sendiri, yaitu menaati hukum Taurat. Mereka jatuh tersandung pada batu sandungan

9:33
Waiting

yang disebutkan dalam Kitab Suci,